Ponorogo - Pembangunan jembatan dukuh Bibis, salah satu sasaran TMMD ke 129 Kodim 0802/Ponorogo yang cukup kompleks permasalahannya, selain jembatan yang mampu dilalui kendaraan roda empat, jalannya pun diperlebar dan memastikan aliran sungai tidak terhambat tanaman bambu yang mengganggu. Puluhan warga desa Bulu Lor pagi ini secara sukarela menebang rumpun bambu yang mempersempit sungai midodaren sehingga aliran airnya terganggu. (19/07/26).
Menurut Gunung (56) ketua RT 03 RW 03 Dukuh Bibis Desa Bulu Lor, "tadi malam warga masyarakat kami yang memiliki rumpun bambu di sepanjang aliran sungai Midodaren sepakat untuk membersihkannya, harapannya setelah jembatan dibangun oleh bapak-bapak TNI, aliran sungai Midodaren ini akan lancar tidak terhambat rumpun bambu", ungkapnya. Lebih lanjut Ketua RT yang cukup humble ini menuturkan, "warga masyarakat kami sangat antusias dengan kegiatan TMMD ke-129 di desa kami, terlebih salah satu sasaran pembangunannya adalah jembatan Dukuh Bibis ini, mengingat jembatan yang dulunya hanya berupa sesek bambu sangat berbahaya bagi warga kami yang hampir tiap hari nelewati jalan ini, baik pergi ke ladang, maupun anak-anak kami yang sekolah di SDN 2 Bulu Lor dan SMPN 1 Jambon," pungkasnya.
Rumpun bambu disepanjang sungai Midodaren yang sedang dibangun jembatan pada kegiatan TMMD ke-129 iji milik beberapa orang warga Dukuh Bibis. Dengan dikoordinir oleh Ketua RT 03 RW 03 rumpun-rumpun bambu dibersihkan dari aliran sungai, sehingga akan memperlancar aliran sungai guna menambah masa pakai jembatan pada masa yang akan datang.(pam)
